Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu kepada Adam!” Maka mereka pun sujud kecuali Iblis. Ia menolak dan menyombongkan diri, dan ia termasuk golongan yang kafir.
Dan Kami berfirman, “Wahai Adam! Tinggallah engkau dan istrimu di dalam surga, dan makanlah dengan nikmat (berbagai makanan) yang ada di sana sesukamu. (Tetapi) janganlah kamu dekati pohon ini, nanti kamu termasuk orang-orang yang zalim!”
Lalu setan memperdayakan keduanya dari surga sehingga keduanya dikeluarkan dari (segala kenikmatan) ketika keduanya di sana (surga). Dan Kami berfirman, “Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain. Dan bagi kamu ada tempat tinggal dan kesenangan di bumi sampai waktu yang ditentukan.”
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, lalu Dia pun menerima tobatnya. Sungguh, Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.
Ketaatan Malaikat dan Penderhakaan Iblis
Malaikat: Hamba Allah yang taat segala perintahNya.
Malaikat melakukan segaa arahan dan suruhan Allah SWT.
Hubungan malaikat dengan Allah: perhambaan secara mutlak.
Iblis: Peringkat awal, iblis sentiasa patuh beribadah.
Iblis enggan tunduk hormat kepada Nabi Adam setelah diperintahkan oleh Allah.
Semua malaikat tunduk hormat kecuali iblis.
Iblis berbangga, sombong dan takbur dengan asal kejadian yang dirasakan. lebih baik daripada Nabi Adam AS.
Penciptaan Malaikat
Malaikat diciptakan daripada cahaya.
Penciptaan Adam
Adam diciptakan daripada tanah.
Penciptaan Iblis
Iblis diciptakan daripada api.
Maksud Iblis
Iblis ialah jin yang ingkar terhadap perintah Allah SWT untuk sujud kepada Nabi Adam A.S dan menjadi pemimpin kepada syaitan dalam kalangan jin dan manusia.
Iblis dan syaitan sentiasa berusaha untuk menyesatkan manusia.
Perintah dan Larangan Allah SWT kepada Nabi Adam AS dan Isterinya
Perintah Allah:
Menghuni dan menikmati makanan di dalam syurga.
Larangan Allah:
Jangan menghampiri sejenis pohon dan memakan buahnya.